Lewat Single Pekerja, Begini Kabar Bangkutaman

0
748

Bangkutaman, group band asal Jogja yang lama hijrah ke Jakarta kembali dengan mini album mereka bertajuk Rileks. Mini album ini mencatat kembalinya unit folk rock ini ke blantika musik Indonesia setelah lepas dari album studio kedua mereka, Ode Buat Kota (2010).

Di antara jeda tahun itu sampai sekarang, mereka juga sempat merilis single Langkah Baru dan Iblis Jalanan.

Mini album Rileks ini sekaligus tercatat sebagai mini album keempat bangkutaman setelah sebelumnya mereka merilis Garage Of The Soul (2005).

Adapun sesi rekaman mini album Rileks ini dilakukan di sebuah karantina yang ketat, yang dilakukan dari tanggal 23 sampai 29 November 2015 di BSP Pro Music Studios, Cibubur. Kemudian disempurnakan kembali di sesi kedua yang berlangsung sehari penuh tanggal 25 September 2016 di Studio Taman, Jakarta.

Pengerjaan mini album ini nggak lepas dari peran David Tarigan sebagai penasehat sekaligus pembimbing musik. Sementara selebihnya semua proses rekaman dilakukan murni oleh Bangkutaman sendiri.

Rileks menurut bahasa Indonesia adalah bersenang-senang, bisa juga beristirahat atau mengaso, atau juga bisa berarti tidak resmi, tidak kaku alias santai.

“Ini semua adalah fase bangkutaman sekarang, yang memang lagi santai banget, meski dalam status band belum terlalu mapan, namun kita nikmati fase ini. Musik hari ini menurut bangkutaman adalah obat stres dari pekerjaan masing-masing personilnya,” ungkap vokalis dan gitaris Wahyu ‘Acum’ Nugroho.

Rileks juga menurut sang vokalis ini bisa berarti sesuatu yang positif, rileks memberikan semangat.

“Buat pekerja yang biasa dikejar deadline, ketika teman kerjanya bilang ‘rileks, jon’ nah itu bukan berarti negatif, tapi justru memberi perhatian dan semangat untuk mengerjakan pekerjaanya dengan baik tanpa harus diburu waktu,”ungkapnya.

Single yang dijagokan dari mini album ini adalah “Pekerja”. Single yang ditulis oleh gitaris Irwin Ardy ini menurutnya mewakili dari mini album ini.

“Sebenarnya Bangkutaman punya 12 lagu baru, tapi setelah diskusi, yang terpilih 4 lagu ini dulu. Dari 4 lagu ini, semua orang yang sudah mendengar pasti jatuh cinta sama lagu Pekerja. Mungkin karena memang sederhana dan mudah dikunyah. At some point, lagu ini sepertinya bisa mewakili siapa saja yang menjadi karyawan. Curhatan masa lalu yang menyenangkan untuk dikenang,” ungkapnya.

Lewat single Pekerja band yang digawangi oleh Irwin Ardy (gitar/vokal), Wahyu Acum (gitar/vokal), Madava (bass/vokal), Christo Putra(keyboards/drum) dan Topan Daru (drum) mencoba memotret kondisi mereka sendiri sebagai karyawan alias pekerja juga orang-orang lain yang memiliki profesi yang sama dengan mereka.

Mini album Rileks akan dirilis oleh La Munai Records dalam format kaset pita ini bertepatan dengan perayaan International Cassette Store Day yang jatuh pada tanggal 8 Oktober. ([email protected] foto:dok.Bangkutaman)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.